Kamis, 19 Januari 2012

MANUSIA

Hingar bingar kehidupan sang mulia manusia
Penat sesak tak ada habisnya
Begitu keras tanpa rasa di sanubari
Tak ada Benar dan salah sama saja

Apalah artinya ini semua begitu saja
Mengalir deras seperti air di sungai
Terus Menerus berlalu tak terbendung
Tak perduli apa pun lalui semua

Suatu ketika timbul tanya dari dalam kebodohan
Inikah mulia gelar yang disandang manusia?
Atau Tuhan yang bodoh memberi gelar ini kepada manusia?
Memang liar dan tak bermoral tapi ini adanya

Sorak lantang bernada manis bergemuruh
Menghujam dan tajam menepis tanya bodoh
"Dasar makhluk hina kau menghina Tuhan!"
"Hanya neraka tempatmu berada!"

Tartawa terbahak-bahak saja mendengar suara manis
Tak perduli teguh akan tanya yang diucap
Seakan merasa benar akan segalanya
Bebas apa saja suara yang terlontar

Bodoh tetaplah bodoh
Resapi ini baik-baik wahai sang makhluk mulia
Boleh saja kau bersuara tapi siapa aku dan siapa kau ini?
Jika menilai neraka tempatku dimana tempatmu?

Aku dan kau adalah manusia sang makhluk mulia
Neraka tempatku kata dari mu
Begitupun dirimu sama saja
Mari bersama kita ke neraka

Mempertanggung jawabkan gelar yang Tuhan berikan...

                                                                                                               Jarwanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar