Berbicara kebenaran pasti berkaitan dengan fakta atau sesuatu yang benar-benar terjadi dalam hidup ini. Namun, apakah fakta benar-benar menunjukkan kebenaran? Disinilah titik mula permasalahannya.
Manusia seringkali berteriak-teriak tentang kebenaran, mengaku seakan-akan apa yang diperbuat sesuai dengan nilai kebenaran. Apabila yang dilakukannya dianggap salah lalu berkelit dengan dalih sejuta warna. Ya walaupun begitu memang manusia begitu adanya(termasuk saya).
Atas dasar asumsi diatas maka saya berfikir dimana letak kesalahannya dan siapa yang patut dipersalahkan. Menurut saya berdasarkan pemikiran pribadi ada beberapa hal mengapa kebenaran sulit diungkapkan.
- Manusia tidak pernah tahu mana kebenaran dan kesalahan. Manusia hanya dapat menilai sesuatu benar atau salah berdasarkan aturan dan persepsi tertentu dimana ia menerimanya sebagai kebenaran
- Manusia adalah makhluk munafik. Hal ini terlihat dari penyimpangan yang dilakukan manusia saat hati dan pemikirannya berbeda sehingga kebenaran termanipulasi oleh fakta yang terjadi sebagai akibat penyimpangan yang dilakukan manusia.
- Manusia adalah Tuhan untuk hidupnya sendiri. Manusia memiliki anugerah dari Tuhan YME yaitu kebebasan dalam memlih jalan yang benar atau salah, sehingga manusia bebas melakukan apa saja dalam kehidupan semu ini. Hal tersebut memicu terjadinya manipulasi fakta yang akibatnya menutup kebenaran.
Saya menarik tiga sebab diatas mengapa kebenaran sulit untuk diungkapkan. Benar atau salah anda semua yang menilainya. Namun apabila apabila ada kebenaran dari tulisan saya adalah murni dari Allah SWT dan apabila ada kesalahan maka murni datangnya dari diri saya sendiri.
Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih buat yang menyempatkan diri mampir ke blog saya dan saya sangat membuka kritik atau tambahan atas tulisan yang saya buat demi sesuatu yang bernilai untuk kehidupan ini. Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar