Senin, 17 Juni 2013

Malam

Dalam tanya malam berbisik penuh keheningan
Angkara murka tak mampu menenangkan kegelapan
Belenggu kuat mengunci jiwa dalam lelapnya mimpi
Sirna Seketika saat nyata membangkitkan logika

Sempit dunia ini berputar dalam rotasinya
Tak ada warna, hitam putih pun palsu
Hanya abu-abu yang nyata terlihat mata
Membiaskan makna sejati yang terkandung

Sentuhan indah Tuhan seakan tak ada bermakna
Tak ubahnya seperti kata-kata seorang pujangga
Sungguh nista jiwa ini mengimani kepalsuan
Mengalir entah dimana muara akhirnya

Dunia ini tak pernah hidup, mati dalam kebrutalannya
Terlelap dalam dominasi hawa nafsu anak adam
Tenang dan perlahan menjauhi kebenaran
Lalu dimana nuranimu disaat keruh seperti ini

Aku tetap menjadi aku dan selamanya aku
Dimana jawaban berada aku akan berjalan
Bila logika tak mampu menuntun jiwa ini
Maka hati inilah yang akan menunjukkannya



Jarwanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar