Jumat, 20 September 2013

Dalih Kesaksian

Aku disini lahir dengan hawa nafsu yang mendarah daging
Disini, didalam garis takdir kehendak Sang Kuasa
Mengarungi kisah nyata bernama kehidupan
Demi sebuah sosok yang layak menghuni surga

Kini kemilau semu sungguh menyilaukan mata
Membiaskan arti atas segala kehendak Tuhan
Terasa nyata namun palsu untuk dipertanyakan
Dalam nama sebuah hati dan jiwa anak Adam

Mata jadi saksi dan hati teguh merasakan arti
Tak cukup untuk menjelaskan kebenaran
Tak akan, lupakan saja memang mustahil
Bila kuasa hanya sebatas manusia maka tak cukup

Manusia hanya sampah dalam seni cipta Sang Kuasa
Tak cakap, mengemban takdir untuk memimpin
Hina, terselimut anggun dalam anugerah Tuhan
Cinta Tuhan begitu besar untuk makhluk bernama manusia

Apa yang terjadi dan maksud dari semua ini
Dimana cinta untuk Tuhan, bila Agama hanya gaya hidup
Kemana nurani yang diteriakan manusia
Bila logika menjadi tumpuan kejadian kehidupan

Tak ubahnya manusia lain, diri ini pun begitu hina
Tak pantas bila aku yang berbicara seperti ini
Layaknya seorang iblis yang berdalih dalam nama kebenaran
Mungkin tak pantas diri ini menginjakan kaki di surga

Dimana jawaban misteri ini
Kemana aku harus mencari
Sementara jiwa ini terlalu lemah dan nista
Untuk mencari sesosok Pencipta Kehidupan



Jarwanto


Tidak ada komentar:

Posting Komentar